Di abad 17, ketika kompeni menguasai hampir seluruh
wilayah Nusantara, pengasingan orang-orang yang menjadi tahanan politik
dan budak hingga nun jauh ke benua hitam, Afrika.
Orang-orang
buangan tersebut ditempatkan di Bo-Kaap, sebuah kawasan di Cape Town,
Afrika Selatan. Dari generasi ke generasi, mereka beranak-pinak dan
akhirnya membentuk perkampungan melayu. Secara tak sengaja pula,
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 Response to "Ada Kampung Melayu Warna-Warni di Afrika"
Posting Komentar